Beranda Beranda

Beranda

Hujan dan Rasa

Sebuah Omong Kosong

Berada di Titik dan Koma

Ikuti Kami

0penggemarSuka
1,513PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
Advertisment

Hujan dan Rasa

Oleh: @fransiskaiska Butir-butir hujan itu biasnya sampai ke sudut mataku menembus gelap yang tak kelihatan Tanpa aku menerka-nerka dimana ia jatuh melalui suaranya aku tahu dengan pasrah ia jatuh...

Terlambat untuk Menghentikan

Oleh: @nshafiran Aku yang tak beranjak untuk menghentikan Dan tetap dipenuhi dengan kekhawatiran Bukan takut untuk melepaskan tapi takut untuk kehilangan Apa yang terlanjur sudah kita lakukan Apa yang sudah...

Berada di Titik dan Koma

Oleh: @ririnsudjono Rasa marah itu harus diredam Agar tak ada lagi dosa yang akan bertambah Dan rasa sakit yang takkan pernah padam Di penghujung waktuku yang kapan akan...

Belajar (jadi diri) sendiri lagi

Ketahuilah satu hal yang pasti, jangan jadikan seseorang rumahmu. Suatu hari nanti, aku akan kembali menemuimu, wahai jiwa-jiwa yang berbahagia, yang melihat cinta layaknya matahari terbit...

Semilir Angin Menjadi Badai

Malam itu terasa begitu dingin, semilir-semilir angin restoran yang berada di lantai 56 ini membuatku yang mengenakan rok mini ini menggigil kedinginan. Aku lupa...

Sebelum Hari Ulang Tahunku

Oleh Uma Yugure (@umayugure) Waktu terus bergerak maju tanpa pernah lupa untuk meninggalkan masa lalu. Tanpa terasa waktu kembali membawaku kepada hari kelahiranku yang kian dekat....

Sebuah Omong Kosong

Oleh: @fmfariz Malam yang tak biasa untuknya, malam biasa untukku. Malam sudah lama bercengkrama denganku hingga tidak dapat lagi kubedakan pendar semu cahayanya dengan terik sinar...

Jakarta Bercinta

Menulis ini seperti sebuah janji kepada diri sendiri. Tak gentar menemukan jawab, tapi selalu merasa tanya-tanya ini akan dihampiri pasangannya. Seperti meyakinkan diri bahwa...

Melody

Oleh: Phalita Gatra (@phalitagatra) Melody datang tanpa mengetuk pintu ruangan Iagi. Ia langsung duduk di sofa berwarna merah maroon di depan rak-rak buku kayu berwarna cokelat...

Terima Kasih Papa, karena Selalu Membukakanku Pintu Pulang

Aku tak ingat berapa kali papa terbangun karena panggilan dari telepon genggamnya di tengah malam. Ya, panggilan dariku selalu membuat ia terbangun, tak peduli...

 Terima Kasih Kamu, karena Membiarkanku Tahu

“Jangan-jangan..” Bagaimana jika ternyata ada cabai yang menyelip di sela-sela gigiku ketika pertama kali bertemu dengannya? Atau ada kutu yang tak sengaja melompat dari rambutku...

Terima Kasih Aksara, karena Semesta Menjadi Ada

Aksara adalah zat yang mendasari aku, kamu, dan kita. Dimana beranjak dewasa adalah proses mencintai aksara, Mulai dari belajar mendengar, berbicara, hingga berkarya. Aksara adalah zat yang...

Kepada Surat, tentang Kehilangan

Tentang kejadian kemarin itu, aku akan menjaganya sebagai yang tak pernah ada. Apalagi pernah terjadi di saat cuaca kenangan sedang memukau seperti sekarang. Mari...

Kepada Pesawat, tentang Mimpi-mimpinya yang Selalu Ingin Terbang

Lani masih berdiri di tepi bandara. Di batas pagar besi yang menjulang tinggi ia terpaku. Ia selalu takjub melihat pesawat-pesawat itu. Hampir setiap sore...

Kepada Zafina, tentang Hari-Hari Setelah Hari Ini  

Oleh: Dini Meditria (@meditriaa) Malam sudah beranjak sunyi saat aku menuliskan sepucuk surat ini untukmu. Aku merasa tidak lagi memiliki banyak waktu untuk menceritakan banyak...

Populer Sekarang

Hujan dan Rasa

Oleh: @fransiskaiska Butir-butir hujan itu biasnya sampai ke sudut mataku menembus gelap yang tak kelihatan Tanpa aku menerka-nerka dimana ia jatuh melalui suaranya aku tahu dengan pasrah ia jatuh...

Terlambat untuk Menghentikan

Oleh: @nshafiran Aku yang tak beranjak untuk menghentikan Dan tetap dipenuhi dengan kekhawatiran Bukan takut untuk melepaskan tapi takut untuk kehilangan Apa yang terlanjur sudah kita lakukan Apa yang sudah...

Sebuah Omong Kosong

Oleh: @fmfariz Malam yang tak biasa untuknya, malam biasa untukku. Malam sudah lama bercengkrama denganku hingga tidak dapat lagi kubedakan pendar semu cahayanya dengan terik sinar...

Berada di Titik dan Koma

Oleh: @ririnsudjono Rasa marah itu harus diredam Agar tak ada lagi dosa yang akan bertambah Dan rasa sakit yang takkan pernah padam Di penghujung waktuku yang kapan akan...

Beda

Oleh: @muhammadauliatri Dia mungkin sudah terbang, sudah jauh melewati Awan, terbang entah tau kemana dia akan berhenti untuk mendarat. Pergi jauh Menyelami   dunia yang...

DAN AKU MASIH DALAM PERTANYAAN

Dan aku masih dalam pertanyaan