Aku Iri, pada Kabut

0
140
dilihat

Oleh: @fransiskaiska

Aku Iri, pada Kabut

Bukit itu masih menggigil,
tak berdaya dalam pelukan kabut
Mereka saling berpelukan menunggu matahari terbit

Kamu, menggigil di atas bukit,
dan tertawa menunggu matahari terbit dari kejauhan, kamu bilang,
“aku besok pulang, katamu kamu rindu melihat matahari yang terbit di bukit, nanti aku bawakan gambarnya.”

Pagi ini aku memeluk diriku sendiri.
Bukan, bukan matahari terbit yang aku rindukan, kamu!
Dan sekarang,
yang kulihat dari kejauhan, gambarmu

Aku iri pada kabut,
setidaknya ia cukup dekat untuk memeluk bukit
Tapi aku,
aku tak cukup dekat untuk berada di atas bukit, denganmu

Kemudian kabut dan bukit menertawakanmu,
kamu masih menggigil,
dan aku tidak berdaya,
karena hanya rinduku yang memelukmu…

Artikel SebelumnyaDemi Sesuap Nasi
BAGIKAN

TULIS BALASAN

tuliskan komentarmu
silakan cantumkan nama