Dari Jendela Kafe

0
293
dilihat

Oleh Rahadian Nur Prathama (@adianthama)

Kata-kata menempel di dinding kafe sebagai hiasan
Mengambil salah satunya hanya akan mengurangi keindahan kafe
Tak terlalu lama untuk menunggu secangkir kopi datang membawakan suasana seperti minggu pagi bersama ayah
Secangkir kopi ini menjadi temanku berdialog pada hari ini dan asap
menjadi isyarat bicaranya

Tidak banyak yang dapat kulakukan pada hari itu selain duduk dan melihat pelanggan berbincang atau melihat barista meracik secangkir kopi
Lalu lalang manusia terlihat dari dalam jendela kafe
Manusia bagiku adalah sebuah kata benda yang dihujani kata-kata sifat
Kata benda yang menggunakan kata kerja supaya dapat terus menikmati hidup

Dari dalam jendela kafe, pemandangan itu cukup indah dan sudah menjadi cemilanku setiap sore
Interaksi manusia yang semu, gawai yang selalu berada di genggaman
Momen yang tidak dijiwai dan diresapi, pengabadian yang percuma
Mereka laiknya jiwa mati, tidak hidup karena tidak menghidupkan yang sedang dialami

Kefanaan yang kau lupakan, keabadian semu selalu kau puja
Abadimu kau genggam dalam gawaimu
Abadiku kukubur bersama pikiran dan kenanganku

TULIS BALASAN

tuliskan komentarmu
silakan cantumkan nama