mm
"Penulis yang ingin dekat dengan pembacanya”
“Pengacara dan pencerita. Karyanya diterbitkan dalam kumpulan cerpen '(tak) Percaya Cinta' dan 'Antologi Luka'”
mm
“Leonidas' Reincarnation. Chief Creative Officer at Rumah Perubahan. Author of Best Selling Books”
mm
“Saya punya mimpi, se–begitu–nya sampai saya pun takut dan dia tidak yakin”
mm
“Pelaku sandiwara dan penulis fiksi. Sesekali curhat.”
mm
"Alumni Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Univeristas Negeri Jakarta (2014). Bergiat di Stomata (@stomata_). Kini melanjutkan studi magister di Universitas Indonesia bidang Ilmu Susastra.”
mm
"Kata Buya Hamka, "Kalau hidup hanya sekedar hidup, babi di hutan juga hidup". Makanya saya menulis.”
mm
“Sering jatuh cinta. Senang bermain dengan kain, lihat di http://biblical-journal.blogspot.com”
mm
“Pengagum Orhan Pamuk yang separuhnya menjadi buruh media. Juga pencerita yang mencari ketenangan di Jalan Matraman"
mm
“Taman adegan dan kidung spektakel. Buku puisi: Skenario Menyusun Antena (IBC, 2015)”
mm
"Setiap aksara yang tertera adalah metamorfosa semesta.”
mm
“Pembelajar seumur hidup yang sangat mengagumi bunga lotus dan filosofi hidupnya.”
mm
"seorang pengkhayal tingkat tinggi yang mencintai romantisme.”
mm
"Sarjana hukum yang sangat tertarik dengan philosophical romance. Selalu percaya kalo ide apapun akan lebih mudah disampaikan lewat roman.”
mm
"Lulus STF Driyarkara Jakarta 2011; bekerja sebagai wartawan. Buku puisi terbaru berjudul Parinseja (2015).”
mm
“Sarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia. Ingin jadi petualang dan tukang dongeng.”
mm
"Jatuh cinta pada laut, biru dan aksara, itulah alasannya menamai twitternya @lautankata. Penulis buku 'Waktu Pesta', 'Jendela' & 'Rumah Lebah'.”
mm
"life time learner.”
mm
“Dikelilingi oleh orang-orang luar biasa, hadir sebagai pencerita.”
mm
“By day, an advertising agency's officer. By night, an author of three published novels and still counting.”
mm
"Seorang manusia yang hidup dengan kata cinta, akan mati membawa cerita bahagia. Adalah saya.”
mm
"Karsa yang berkelana, senang berandai-andai di sepertiga malam.”
mm
“Pemerhati mata, penyampai kata.”
mm
“Pegiat budaya”
mm
"Banyak mau dan gerak, besar jiwa harus melebihi badan.”
mm
"N(ai)vemberist; Mencintai kota-kota dengan mewarta geliatnya.”
mm
“Kita itu fana, kata itu abadi. Aku menulis karena semestinya kata semestanya kita.”
mm
"Pembaca sastra. Alumnus Universitas Negeri Jakarta.”
mm
Penikmat senja gurau